Lee Min Hoo as Lee Min Jun
Koo Hye Sun as Koo Eun Jung
Tuan Koo as Ayah Koo Eun Jung
Nyonya as Ibu Koo Eun Jung
Tuan Koo as Ayah Koo Eun Jung
Nyonya as Ibu Koo Eun Jung
Cerita ini berawal di sebuah Rumah Sakit di daerah Jeju kala itu Koo Eun Jung ( Koo Hye Sun ) kecil yang berumur 12 tahun ia adalah seorang pasien dari rumah sakit tersebut sudah 1 tahun lamanya ia dirawat di rumah sakit tersebut karena kelainan jantung yang ia derita karena kondisinya inilah yang membuat ia harus dirawat. Dokter berkata kepada orang tua Eun Jung kalau keadaan putri mereka sedang dalam keadaan tidak baik sambil menangis kedua orang tua Eun Jung berkata........
Tuan Koo : Dokter tolong selamatkan nyawa putri kami perkataan tersebut disertai juga oleh perkataan Nyonya Koo.
Nyonya Koo : Masalah biaya tidak usah dipikirkan kami sanggup membayar berapapun biayanya asalkan tolong selamatkan nyawa putri kami. Tentu saja bagi kedua orang tua Eun Jung masalah biaya tidak jadi masalah karena Eun Jung adalah putri dari kelurga yang cukup berada kerena ayahnya adalah seorang pengusaha furnitur yang cukup terkenal di kota seoul lalu dokter berkata
Dokter : Ada satu cara untuk menyelamat Eun Jung yaitu dengan cara pencankokkan jantung.
Tuan Koo : Kalau begitu lakukan saja dokter kami akan bayar berapapun.
Dokter : Tuan Koo ini bukan masalah biaya tetapi bagaimana caranya kita mendapatkan donor jantung yang tepat untuk putri kalian itu bukan hal yang mudah dan bukan cuma itu kita juga membutuhkan waktu untuk mencarinya, untuk sejenak Dokter Min terdiam
Nyonya Koo : Dokter mengapa anda terdiam jawab dokter ! apakah ada sesuatu yang anda sembumnyikan dari kami yang belum kami ketahui katakan padaku dokter ...........!
Tuan Koo : Yooppo tenanglah !
Koo Eun Jung ( Koo Hye Sun ) : Wae oumma !
Nyonya Koo :Kwen chan ayo ! ayo cepat tidur lagi
Eun Jung menyeka air mata ibunya dan ia kembali tidur akhirnya pagi pun tiba,Sebenarnya Koo Eun Jung adalah gadis yang sangat periang, ceria dan juga pemberani meskipun Koo Eun Jung sedang sakit tapi ia tidak pernah menunjukkan bahwa dirinya itu sedang sakit dan ia mempunyai hati yang begitu sangat hangat sehangat musim semi ( Pom ) di Jeju keceriaannya itu selalu membawa kehangatan bagi siapa saja yang mengenalnya.
